Kenapa ya??
Setelah pusing-pusing, walaupun nggak sampai tujuh keliling, cari topik buat postingan yang sekarang, akhirnya saya pengen curhat juga soal yang satu ini…
Udah lama nggak ke jogja, akhirnya setelah memberanikan diri kembali (karena harus menyelesaikan skripsi, wakakak), saya kembali juga. setelah berharap setengah mati nggak ada yang berubah selama 8 bulan nggak di jogja…akhirnya…ada yang berubah juga…hhhh(menghembuskan nafas mode “on”)
udah lama nggak makan steak di mall langganan, akhirnya karena kangen, makan juga di sana, sebelomnya udah ada ancang ancang dari temen, “eh harganya naik lho”, oh…ok deh, mungkin dia kena imbas krisis juga. wajaarrr..
Ternyata..bener juga, harganya naik. Sebetulnya hampir semua harga makanan di foodcourt fave saya itu pada naik harganya. Tapi dengan naiknya harga yang bisa saya maklumi itu, ada satu syarat di benak saya. “PORSINYA JANGAN BERUBAH YA!!!”
Nah disinilah MASALAHNYA!!!
Ternyata eh ternyata, porsinya beeeeeerrrrrruuubbbbaaaaaaaaaaahhhhh…MENGECIL!!!! JDERRRR…bagai petir di dalam gedung ber-AC (yang nggak mungkin banget deh) itu steak mengecil, karena pesen steak ayam, saya ngerasa makan potongan ayam ditepungin. Amiiitttt dehhhh…
INILAH MASALAH BISNIS DI INDONESIA!!! Nggak cuman restoran fave saya saja (sekarang sudah nggak fave lagi deh), banyak bisnis lainnya, apalagi yang restoran, yang bisanya cuman naikkin harga, tapi kualitas bukannya membaik, malah diturunin. Parah banget dah.
Sebetulnya konsumen Indonesia itu nggak pelit-pelit banget kok. Saya sebagai konsumen (yang nggak kaya2 amat) memang takut kalau ada kenaikan harga, tapi selama kualitas harga dan barang punya hubungan sama dengan (ada harga ada barang) ya nggak apa-apa. Mungkin awalnya aja konsumen berkurang. Tapi pada akhirnya? Ya tetep beli lagi di situ, kan ada azas kangen..he3 apalagi kalau makanannya enak.
Nah sebagai konsumen, monster terbesar ya tadi itu, kalau harganya naik, kualitasnya turun pula!Amiit-amit deh.
Hayooo..yang mau berbisnis!!!, perhatikanlah konsumen anda baik-baik, jangan pernah mengecewakan konsumen! Saya kecewa niiii..
Hhhhhhh(menghela nafas mode “on” lagi)….