Di dunia penerbangan terdapat kelas bisnis dan kelas ekonomi. Di sisi lain, dunia kereta api justru ada tiga istilah, ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Di restoran ada istilah regular, medium, big, atau bahkan jumbo. Starbucks sendiri punya istilah tall dan grande untuk kopinya. Lalu? Ada apa dengan istilah-istilah ini?
Dalam dunia bisnis, khususnya dalam penjualan produk dan servis, sudah hal yang sewajarnya untuk memiliki berbagai pilihan produk maupun ukuran. Semuanya punya tujuan yang sama, memperluas pasar dengan memperluas pilihan konsumen.
Biasanya, istilah-istilah digunakan untuk membedakan suatu produk yang memiliki pilihan ukuran, seperti besar atau kecil, dan untuk membedakan kelas pelayanan, seperti ekonomi, bisnis dan eksekutif dalam perkeretaapian. Pertanyaannya, kenapa perlu istilah? Padahal kita bisa saja langsung menggunakan kata besar dan kecil atau mahal dan murah.
Jawabannya, semua terletak pada konsumen, beberapa konsumen memiliki nilai gengsi yang kuat dalam membeli suatu produk. Kecuali konsumen memang ingin membeli produk murah, konsumen tidak ingin menunjukkan kepada konsumen lain bahwa mereka ingin membayar murah atas suatu produk. Sebagai contoh, di sebuah restoran, konsumen yang membeli porsi small mungkin akan dikira sedang diet oleh konsumen yang lain, padahal, mungkin saja si pemesan memang sedang ingin membayar murah(karena hari itu sedang tidak bawa uang banyak misalnya, he3 ^_^).
Di sisi yang lain, strategi ini juga cocok untuk konsumen yang menghargai kuantitas dibandingkan kualitas, minuman dengan label “big” atau “large” akan memiliki value yang lebih besar di mata konsumen ini.
Tapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa kadang-kadang istilah-istilah di atas bisa “menipu” konsumen. Dari pengalaman pribadi, di salah satu bioskop terkenal di Jakarta, saya dan pasangan mau membeli popcorn sebagai teman nonton. Pas ditanya sama penjualnya “mau yang regular atau small?”, karena dikiranya ukuran yang biasanya itu regular, ya kita pesan regular, eeeeehhhh, ternyata regular itu justru ukuran yang besarnya, untung boleh dituker, ^_^. Jadi kalau anda mau menggunakan istilah dalam bisnis Anda, gunakanlah dengan bijak.
Join Now at Klikrupiah.com