Menjadi Franchisee dengan membeli franchise adalah salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk menjadi seorang entrepreneur. Akan tetapi, menjadi franchisee juga bukanlah semudah membalikkan telapak tangan. Di bawah ini adalah beberapa tips dan saran yang dapat membantu anda untuk memilih dan menjalankan frnchise dengan tepat. Dan tentu saja, akan menghindari bisnis anda dari kegagalan:
Sadari minat Anda
Sadari bidang minat anda. Misalnya anda suka makan-makan, memasak atau pencicip yang baik, anda dapat memilih franchise kuliner. Atau anda senang jalan-jalan dan punya ketertarikan tersendiri pada bidang properti, anda dapat memilih franchise penginapan. Kalau Anda senang mengajar dan merasa sebagai pendidik sejati, cobalah franchise di bidang pendidikan.
Apapun minat Anda, carilah franchise yang sesuai dengan minat Anda. Jangan hanya ikut-ikutan trend. Hal ini penting agar Anda bisa menjalankan franchise Anda secara maksimal dan tidak setengah-setengah.
Sadari keahlian Anda
Apakah Anda cukup ahli di bidang ini? Yakinkan diri anda bahwa anda punya pengetahuan yang cukup di bidang usaha yang anda pilih. Belajar yang banyak dan tambah keahlian Anda di bidang tersebut.
Hindari menjadi bahan percobaan
Sebuah franchise biasanya dibuat karena pemilik bisnis ingin mengembangkan usahanya untuk menangkap pasar yang lebih luas.Sebuah usaha dapat membuka 1-3 cabang dalam bisnisnya sebelum memulai untuk membuat franchise.
Masa-masa yang paling sulit bagi franchisor adalah pada awal-awal perkembangan franchisenya dimana masih terdapat kurang dari 25 unit franchise. 25 unit pertama merupakan unit dimana franchisor sendiri masih menerapkan sistem, memperbarui, merubah atau bahkan menghilangkan beberapa aspek untuk mendapatkan sistem yang terbaik untuk franchise-nya. Di masa-masa inilah franchise memiliki resiko yang paling tinggi.
Bagi entrepreneur yang merupakan risk taker dan tidak bermasalah
untuk mencoba franchise yang baru berkembang bisa ikut mencoba franchise yang baru berkembang ini. Tapi untuk anda yang lebih memilih resiko yang lebih rendah, pilihlah franchise yang sudah teruji dan well established.
Bertanyalah Pada franchisee yang lain
Mintalah saran kepada sesama franchisee yang berada pada satu produk franchise yang sama (kalau beda nggak nyambung dong nanti). Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan krusial tanpa harus mengorek rahasia perusahaan. Contoh:
Apa target omset yang duharapkan/ditargetkan sudah tercapai?
atau
Apakah pengunjung yang datang sudah sesuai dengan harapan/target yang diinginkan?
Jangan menanyakan pertanyaan yang mungkin tak ingin dijawab. Seperti:
Berapa omset anda setiap hari?
Beli dimana dekorasi tempat ini?
Berapa biaya yang keluar tiap harinya?
Jika masih ingin menanyakannya, buatlah dalam pertanyaan santai sehingga teman franchisee anda tidak merasa diselidiki. Mintalah pengalamannya sebanyak mungkin.
Mintalah dukungan dari franchisor Anda
Franchise yang baik memiliki franchisor yang dapat mendukung dan membantu Anda. Memberikan pengarahan yang baik tentang sistem franchise yang harus dijalankan. Kalau franchisor Anda menghindari pertanyaan Anda atau tak mau memberikan support dalam bentu apapun, waspadai bahwa franchisor menyembunyikan sesuatu dalam franchise mereka yang mungkin akan membuat franchise Anda mengalami kegagalan di kemudian hari. Mungkin kegagalan sistem atau yang lainnya.
Bertanyalah kepada yang Ahli & Carilah informasi sebanyak-banyaknya
Langkah ini juga bisa ditempuh agar anda bisa lebih mantap lagi dalam menjalankan bisnis. Kalau ada uang lebih, tidak ada salahnya bertanya pada seorang konsultan bisnis yang terpercaya. Yang terpenting carilah informasi sebanyak banyaknya.
Terlepas dari semuanya itu, jadilah pribadi yang yakin dan kuat. Siap bekerja keras dan tekun. Yakinlah, kesuksesan ada di tangan Anda!
posted by Admin
Join Now!!